Masalah lingkungan yang terjadi belakangan ini menjadi perhatian serius, kerusakan ekosistem alam semakin marak terjadi salah satunya ekosistem sungai.
Karena kerusakan sungai semakin serius, beberapa anak muda yang peduli lingkungan membuat gerakan peduli sungai, penyelamatan ekosistem sungai tembung di jalan duku raya, Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Gerakan ini pertama kali dimulai pada September 2019, atas dasar kepedulian lingkungan dan ingin mengedukasi masyarakat tentang bahaya limbah yang di buang ke sungai.
Joko, salah seorang anggota dari GPS, mengatakan, gerakan ini awalnya dibentuk sebagai upaya pelestarian lingkungan.
"Jadi kegiatan ini awalnya sebagai gerakan edukasi, sosialisasi, dan pelestarian ekosistem sungai, terutama sungai Tembung" , katanya.
Meski sebuah gerakan positif, awalnya ada penolakan dari masyarakat sekitar terhadap gerakan ini.
"Masyarakat awalnya tidak terlalu suka dengan gerakan kami, karena menilai gerakan kami ini sia-sia", tambahnya.
Joko berharap agar gerakan ini bisa di dukung masyarakat sekitar, sehingga nantinya bisa menaikan ekonomi masyarakat dengan banyaknya pengunjung yang datang.
Senin, 06 Juli 2020
Home »
» Gerakan Peduli Sungai, Upaya Edukasi Penyelamatan Sungai.







0 Comments:
Posting Komentar